Skip to main content

Posts

Finally... I did it!!! ^_^

Aku suka gunung....    Melihat cantiknya matahari dan jingganya yang malu-malu...                             Bermain bersama angin, menyapa si permadani hijau, menapak batunya, serta merengkuh sejuknya...                                   Selain pantai, ternyata gunung juga bisa menjadi tempat terbaik untuk bercerita tentang rindu dan impian...   Penat terlepas menjadi untaian sajak..   Ragu terlepas menjadi cita.. Bisik hati menjelma sebagai angin pengantar pesan..     Bahwa bersama kalian, menikmati lelah dalam pendakian menuju puncak menjadi awal catatan pengantar tahun terbaik untuk 360 episode mendatang.                     ...

#SatukanLangkah.. Kau juga Peduli bukan?

Perkenalkan, namaku adalah Indonesia. Dengan bangga, akan ku perkenalkan apa yang menjadi harta paling berharga dalam dirku. Darinya, akan selalu ada harapan baru untuk ku menjadi jauh lebih baik dari hari ke hari. Darinya, akan selalu ada masa depan yang yang tak akan pernah redup untuk diperjuangkan. Kau tau apa itu??? Ya.. Kau boleh menyebutnya “Pemuda”. Dan jika kau suka, kau juga boleh memanggilnya “Mahasiswa”. Namun sayang, orang bilang, kini semangat Pemuda ku semakin layu. Kiprahnya tak sehebat waktu itu. Tak seperti Soekarno, sang singa podium. Dimana pada setiap orasinya, setiap untaian kata yang disuarakan, tak hanya membakar semangat, tapi juga bisa memberikan sugesti yang mampu tertanam dalam jiwa dan sanubari setiap jiwa yang mendengarnya. Tak seperti Hatta, sang proklamator Indonesia. Jujur, lugu, dan bijaksana. Namun selalu ada bakti yang tak pernah habis diberikan untuk negerinya tercinta. Tak seperti Habibie, sang cendikiawan muda. Diman...

~Sebuah Kisah~

Aku suka senja... Ketika biru menggelap perlahan sembari tersenyum mengantar malam Ia menjadi ruang terbaik untuk bercerita tentang rindu Ketika penat terlepas menjadi untaian sajak Ketika bisik hati menjelma sebagai angin pengantar pesan Ketika bisik ragu berubah menjadi harapan Dan ketika doa terbaik seorang hamba dilangitkan padaNya Aku suka malam… Terlebih sesaat setelah sang surya tumbang di kaki langit barat Ketika lazuardi langit perlahan menjadi hitam pekat Melihat cantik rembulan dan kerlip kawan kecilnya yang malu-malu.. Menitipkan pesan untuknya pada Dzat yang Maha membolak-balikkan hati Berangan bersama semilirnya angin, dan bersyukur atas pesan yang dikisahkan sang siang… Menyatu dalam gelap, mengenal kesyukuran Surakarta, 1 Oktober 2015 20:21 Cos Ma’arif H. L #Tulisan lama #Baru sempet posting #Gegara Laptop sakit #Cepet sembuh ya nak #Aku rindu menulis