Bagaimanapun, menjadi perempuan adalah peran yang penuh dengan kemuliaan. Terlebih menjadi perempuan yang hidup di era milineal seperti ini. Banyak sekali tantangannya. Sudah pasti bukan perkara yang sederhana. Gampang-gampang susah, susah-susah gampang. Setiap masanya, perempuan selalu dihadapkan dalam sebuah pilihan. Memilih untuk memerankan figur seperti apa, dan menjalankan peran yang bagaimana. Bagi saya, semua perempuan cantik dengan masing-masing perannya. Terlebih bila ia seorang muslimah. Entah menjadi sosok yang anggun, lembut, pengasih penyang, dan berperan sebagai konseptor dibalik layar; ataupun menjadi sesosok yang tangguh, berani, senang dengan hal-hal yang menantang, dan menjadi figur di garis depan; bagiku keduanya sama-sama cantik. Ya, setiap perempuan cantik bila ia berperan. Beberapa hari yang lalu, selasar masjid itu menjadi pendengar yang baik bagi sekelompok perempuan yang tengah membicarakan tentang perannya. Berawal dari peran seorang perempuan ...
Merangkai Kata, Membingkai Makna